Sejarah Angkringan berasal dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Menurut para keluarga penjual Angkringan, sejarah Angkringan dimulai dari sosok Mbah Pairo yang berasal dari Cawas, Klaten. Pada tahun 1950-an, ia mengusung dua pikulan yang disebut ‘thing thing hik’ ke Jogja dan menggelar dagangannya di emperan Stasiun Tugu. Sekitar tahun 1969, Mbah Pairo mewariskan dagangannya pada Siswo Raharjo, anaknya. Siswo Raharjo yang biasa dipanggil Lik Man menjual dagangannya di depan Stasiun Tugu, lima tahun kemudian pindah di Jalan Bumijo, persis di sebelah utara Stasiun tugu. Yak, inilah angkringan Lik Man yang terkenal dengan “Kopi Joss” nya. Mengapa dinamai Kopi Joss? karena kopi ini dimasuki arang panas yang masih menyala dan keluar bunyi Jossss ketika arang masuk ke dalam kopi, Menu yang disajikan antara lain, sego kucing (wajib), , telur puyuh, sate usus, jadah, gorengan dan dll. Untuk minuman, menu yang ditawarkan juga bervariasai seperti teh, jeruk, kopi, jahe, susu, susu jahe, dan tape. Yah memang di jaman yang serba mahal ini angkringan tidak lagi menjadi “angkringan” jaman dahulu yang dikenal dengan serba murah. Namun Angkringan yang satu ini patut di coba karena merupakan salah satu ikon Jogja “ANGKRINGAN LIK MAN”

RATING:
Ayipz :★★
Galz :★✩
Damn :★
Ira :★★
Ayumi :★★
Arrend :★★★
…BAMBAM BEGUNDIIIIL…


RATING: